Kesejahteraan psikologis, kualitas kehidupan kerja dan keterikatan kerja pegawai BNPP

Rinda Kumala Wati, Aulia Aulia

Abstract


Bekerja sebagai pegawai BNPP khususnya sebagai anggota tim SAR yang memiliki pekerjaan berisiko tinggi berpeluang besar membuat pegawai mengalami disengage. Disengage yang dialami pegawai akan berdampak pada burnout, turnover, rendahnya kinerja pribadi bahkan performa organisasi. Dengan demikian, mengetahui faktor yang memiliki hubungan dengan keterikatan kerja merupakan sesuatu yang penting agar dapat meminimalisir terjadinya disengage pegawai BNPP. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesejahteraan psikologis dan kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja pegawai BNPP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini adalah pegawai BNPP DIY dan Jawa Tengah yang memiliki masa kerja minimal satu tahun. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu menggunakan pegawai BNPP yang bekerja di bidang Operasi Pencarian Pertolongan dan Kesiapsiagaan atau biasa disebut dengan Tim SAR dari wilayah kerja DIY dan Jawa Tengah dengan total sampel sebanyak 88 orang pegawai. Alat ukur yang digunakan meliputi tiga skala, yaitu UWES modifikasi, skala kesejahteraan psikologis, dan WRQoL. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan perolehan koefisien regresi sebesar R=0,415 dengan p=0,00 (p<0,001), artinya terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kesejahteraan psikologis dan kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja. Selanjutnya, hasil penelitian menunjukan adanya korelasi antara kesejahteraan psikologis dan keterikatan kerja sebesar rxy=0,285 dengan p=0,004 (p<0,001). Begitupula adanya korelasi antara kualitas kehidupan kerja dan keterikatan kerja, yaitu sebesar rxy=0,403 dan p=0,000 (p<0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara simultan dan parsial bahwa kesejahteraan psikologis dan kualitas kehidupan kerja memiliki hubungan dengan keterikatan kerja pegawai BNPP

Keywords


kesejahteraan psikologis; keterikatan kerja; kualitas kehidupan kerja

Full Text:

PDF

References


Aulia, A., Sutanto, A., & Hidayat, A. C. (2019). Determinants of work engagement for TNI-AD (Indonesian Armed Forces-Army) personnel [Determinan keterikatan kerja personel Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Darat (TNI-AD)]. ANIMA Indonesian Psychological Journal, 35(1), 35-55. https://doi.org/10.24123/aipj.v35i1.2881.

Bakker, A.B., & Leiter, M.P. (2010). Work engagement: A handbook of essential theory and research. New York: Psychology Press.

Bakker, A. B., Schaufeli, W. B., Leiter, M. P., & Taris, T. W. (2008). Work engagement: An emerging concept in occupational health psychology. Work & Stress, 22(3), 187-200. https://doi: 10.1080/02678370802393649.

BBC News Indonesia. (2018 November). Lion Air JT610: Seorang penyelam meninggal saat proses evakuasi. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-46081626.

Bernardin John, H., & Russel Joyce, E. A. (1993). Human recources management an experiental approach. Singapura. Mc Grae-hill.

Şahin, S. & Çankır, B., (2018). Psychological well-being and job performance: the mediating role of work engagement. Hitit University Journal of Social Sciences Institute, 11(3), 2549-2560.

Cascio, W. F. (2006). The economic impact of employee behaviors on organizational performance. In America at work (pp. 241-256). Palgrave Macmillan, New York. https://doi.org/10.1057/9781403983596_14.

Detiknews. (2017, Juli). Tim Basarnas korban heli jatuh dinaikkan status pegawainya. https://news.detik.com/berita/d-3546378/tim-basarnas-korban-heli-jatuh-dinaikkan- status-pegawainya.

Easton, S., & Van Laar, D. L. (2012). User manual of the work-related quality of life scale (WRQoL). UK: Portsmouth: University of Portsmout.

Fisher, C. D. (2010). Happiness at work. International Journal of Management Reviews, 12(4), 384-412. https://doi.org/10.1111/j.1468-2370.2009.00270.x.

Indrianti, R. (2012). Hubungan antara modal psikologis dengan keterikatan kerja pada perawat di Instalasi rawat inap Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 1(2), 110-116.

Kanten, S., & Sadullah, O. (2012). An empirical research on relationship quality of work life and work engagement, Procedial-Social and Behavioral Sciences, 62(1), 360-366. https: //doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.09.057.

Kimberly & Utoyo, S. D. B. (2013). Hubungan psychological well-being dan work engagement pada karyawan yang bekerja di lokasi tambang. Paper dipresentasikan di Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia.

Kurniawati, C.E. (2018). Pengaruh quality of work life terhadap work engagement dan organizational citizenship behaviour pada Perusahaan Elektronik di Surabaya. Journal Agora, 6(2), 1-10.

Nurendra, A. M., & Purnamasari, W. (2017). Hubungan antara kualitas kehidupan kerja dan keterikatan kerja pada pekerja wanita. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2), 148-154. https://doi.org/10.23917/indigenous.v2i2.5649.

Opin Enterprise Drupal. (2012). Engage vs disenageged employee. https://www.opin. ca/en/article/engaged-vs-disengaged-employees. Diakses pada tanggal 6 Oktober 2018.

Peraturan pemerintah nomor 29 tahun 2016 tentang perubahan modal dasar perseroan terbatas. LN. 2016 No. 137, TLN No. 5901, LL SETNEG: 3 HLM.

Peraturan Presiden RI nomor 83 tahun 2016, pasal 2 tentang Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. 2016. Jakarta: Sekertariat Negara.

Robertson, I. T. & Cooper, C. L. (2010). Full engagement: the integration of employe engagement and psychological well-being. Leadership and Organization Development Journal, 31, 324-336. https://doi.org/10.1108/01437731011043348

Rohimah, S. (2017). Hubungan antara psychological well-being dengan work engagement pada karyawan PT. Bangunan Jaya Mandiri Yogyakarta. (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Ahmad Dahlan: Yogyakarta.

Rahmatya, N. (2018). Hubungan antara quality of work life dengan work engagement pada petugas pemadam kebakaran Yogyakarta. (Skripsi tidak diterbitkan). Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan: Yogyakarta.

Rahmayuni, T. D., & Ratnaningsih, I. Z. (2018). Hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja pada wartawan TV X Jakarta. Jurnal Empati, 7(1), 373-380.

Ryff, C. D. (1995). Psychological well-being in adult life. Current directions in psychological science, 4(4), 99-104. https://doi.org/10.1111/1467-8721.ep10772395.

Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719-727. https://doi.org/10.1037/0022-3514.69.4.719.

Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2003). Utrecht work engagement scale: preliminary manual. Department of Psychology. The Netherlands: Utrecht University.

Simanullang, R. T. W., & Ratnaningsih, I. Z. (2019). Hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan keterikatan kerja pada perawat instalasi rawat inap di rumah sakit X kota Semarang. Jurnal EMPATI, 7(4), 1448-1450.




DOI: http://dx.doi.org/10.26555/jptp.v3i1.21463

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Copyright (c) 2021 Rinda Kumala Wati, Aulia Aulia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan
Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta - 55161
Telp. (0274) 563515, ext. 4902; Fax. (0274) 564604
Email: jptp@psy.uad.ac.id


 e-ISSN: 2715-2456


Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

View My Stats