ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN FISIKA UNTUK POKOK BAHASAN VEKTOR SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 LUBUKLINGGAU, SUMATERA SELATAN

Wahyu Arini, Fikri Juliadi

Abstract


Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kemampuan berpikir kritis siswa dalam pelajaran fisika. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-4 SMA Negeri 4 Lubuklinggau, Sumatera Selatan tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 35 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi yaitu dokumentasi berupa hasil jawaban instrumen diagnosis KBK yang bejumlah delapan butir soal, observasi terhadap lembar jawaban siswa, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa terbagi menjadi empat kategori, yaitu kategori tinggi (KBK 3) dengan persentase pencapaian sebesar 74,09%, kategori sedang (KBK 2) dengan persentase pencapaian sebesar 51,14, kategori rendah (KBK 1) dengan persentase pencapaian sebesar 24,43%, dan kategori sangat rendah (KBK 0) dengan persentase pencapaian sebesar 11,67%. Dari hasil penelitian didapatkan juga pencapaian siswa pada setiap indikator KBK. Pencapaian siswa dalam memenuhi indikator interpretasi sebesar 71,19%, analisis sebesar 25,53%, evaluasi sebesar 27,14%, inferensi sebesar 32,86%, eksplikasi sebesar 36,67%, dan regulasi diri sebesar 32,38%. Dengan demikian kemampuan berpikir kritis siswa secara keseluruhan berada pada kategori rendah dengan persentase pencapaian sebesar 35,91%.

Keywords


kemampuan berpikir kritis, indikator, vektor

Full Text:

PDF

References


Airasian, P.W., dan Russel, M. K., 2010, “Kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran, dan assesmen:

revisi taksonomi pendidikan bloom (terjemahan)”, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Djamarah, Syaiful, B., dan Aswan, Z., 2006, “Strategi belajar mengajar”, Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Fatmawati, H., Mardiyana, dan Triyanto, 2014, “Analisis berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah

matematika berdasarkan Polya pada pokok bahasan persamaan kuadrat: penelitian pada siswa

kelas X SMK Muhammadiyah 1 Sragen Tahun Pelajaran 2013/2014”, Jurnal Elektronik

Pembelajaran Matematika, 2(9), 899-910.

Fithriyah, I., Cholis, S., dan Sisworo, 2016, “Analisis kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX-D SMPN 17

Malang”, Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya (KNPMP

I) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Giancoli, D. C., 2001, “Fisika Jilid 1 (Terjemahan)”, Jakarta: Erlangga.

Karim, N., 2015, “Kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan

model Jucama di Sekolah Menengah Pertama”, Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 92-104.

Kountur, R., 2009, “Metode penelitian untuk penulisan skripsi dan tesis”, Jakarta: PPM.

Kowiyah, 2012, “Kemampuan berpikir kritis”, Jurnal Pendidikan Dasar, 3 (5), 175-179.

Rofiah, E., Aminah, N. S., dan Ekawati, E. Y., 2013, “Penyusunan instrumen tes kemampuan berpikir tingkat

tinggi fisika pada siswa SMP”, Jurnal Pendidikan Fisika, 1(2),17-22.

Saptono, 2011, “Dimensi-dimensi pendidikan karakter: wawasan, strategi, dan langkah praktis”, Jakarta:

Erlangga.

Slameto, 2010, “Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi”, Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono, 2013, “Metode penelitian kuantitatif kualitatatif dan R & D”, Bandung: Alfabeta.

Susetyo, B., 2015, “Prosedur penyusunan dan analisis tes untuk penilaian hasil belajar bidang kognitif”,

Bandung: PT Refika Aditama.

Suyono dan Hariyanto, 2011, “Belajar dan pembelajaran”, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Young, H. D., dan Freedman, R.A, 2002, “Fisika universitas”, Jakarta: Erlangga.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Universitas Ahmad Dahlan

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

 

 



Jumlah Pengunjung Berkala Fisika Indonesia

B
erkala Fisika Indonesia