EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X MAN YOGYAKARTA I PADA MATERI ALAT-ALAT OPTIK

Catur Agus Lukitasari, _ Winarti

Abstract


Telah dilakukan penelitian eksperimen untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran ekspositori, serta untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran SSCS untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi Alat-Alat Optik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA MAN Yogyakarta I Tahun Ajaran 2014/2015. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dan instrumen berupa soal pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik parametrik berupa uji-t, normalized gain (N-gain) serta ukuran efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata skor posttest kelompok eksperimen dan kontrol menunjukkan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran SSCS efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam materi Alat-Alat Optik. Cacah siswa yang lulus dengan nilai ≥ 65 sebanyak 23 siswa (85,19%) dan nilai N-gain kelas eksperimen (0,64) lebih besar dari nilai N-gain kelas kontrol (0,45), dan keduanya berada diklasifikasi sedang. Ukuran efek berada pada klasifikasi tinggi, yaitu sebesar 1,073.


Kata kunci: model SSCS, keterampilan berpikir kritis, Alat-Alat Optik.


Full Text:

PDF

References


Abbott, J., 1994, “Learning makes sense: re-creating education for a changing future”, Letchworth: Education

Arikunto, S., 2012, “Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 2”, Jakarta: Bumi Aksara.

Becker, L. A., 2000, “Effect Size (ES)”, University of Colorado: UCCS.

Brand, A., Bradley, M.T., Best, L.A., Stoica, G., 2008, "Accuracy of effect size estimates from published psychological research", Perceptual and Motor Skills, 106 (2), 645–649.

BSNP, 2013, “Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 tentang

Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah”, Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.

Costa, A.L. (Editor), 2001, “Developing minds: a resource book for teaching thinking” 3rd Edition, Alexandria: Association for Supervision & Curriculum Development.

Fisher, A., 2008, “Berpikir kritis: sebuah pengantar”, Jakarta: Erlangga.

Hake, R.R., 2004, “Design-based research: a primer for physics education researchers,” http://www.physics.indiana.edu/~hake.

Kelley, K. dan Preacher, K. J., 2012, "On effect size", Psychological Methods, 17 (2), 137–152.

Kemendikbud, 2014, “Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah”, Jakarta: Kemendikbud.

Khoirifah, S., Saptaningrum, E. dan Saefan, J., 2013, “Pengaruh pendekatan problem solving model Search, Solve, Create and Share (SSCS) berbantuan modul terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pokok bahasan Listrik Dinamis,” Prosiding Seminar Nasional 2nd Lontar Physics Forum, hal. 1-5.

Kirschner, P. A., Sweller, J., dan Clark, R. E., 2006, "Why minimal guidance during instruction does not work: an analysis of the failure of constructivist, discovery, problem-based, experiential, and inquiry-based teaching", Educational Psychologist, 41 (2), 75–86.

Krus, D.J. dan Blackman, H.S., 1988, “Test reliability and homogeneity from perspective of the ordinal test theory”, Applied Measurement in Education, 1, 79–88.

Le Cornu, A., 2009, "Meaning, internalization and externalization: towards a fuller understanding of the process of reflection and its role in the construction of the self", Adult Education Quarterly, 59 (4): 279–297.

Mayer, R.E., 1996, “Learning strategies for making sense out of expository text: the SOI model for guiding three cognitive processes in knowledge construction,” Educational Psychology Review, 8 (4), 357-371.

McTighe, J. dan O'Connor, K., 2005, “Seven practices for effective learning”, Assessment to Promote Learning, 63 (3), 10-17.

Meltzer, D. E., 2002, “The relationship between mathematics preparation and conceptual learning gain in physics: a possible “hidden variable” in diagnostic pretest scores,” Am. J. Phys., 70 (12), 1260.

Mulnix, J. W., 2012, "Thinking critically about critical thinking", Educational Philosophy and Theory, 44 (5), 464-479.

Pizzini, E. L., Abell, S. K., dan Shepardson, D. P., 1988, “Rethinking thinking in the science classroom”, The Science Teacher, 55 (9), 22-25.

Pizzini, E.L. dan Shepardson, D.P., 1992, “A comparison of the classroom dynamics of a problem-solving and traditional laboratory model of instruction using path analysis”, Journal of Research in Science Teaching, 29 (3), 243–258.

Rahmawati, N. T., Junaedi, I., dan Kurniasih, A.W., 2013, “Keefektifan model pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) berbantuan kartu masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa Kelas VIII”, Unnes Journal of Mathematics Education, 2 (3), 66-71.

Reynolds, M., 2011, “Critical thinking and systems thinking: towards a critical literacy for systems thinking in practice” dalam Horvath, C. P. Dan Forte, J. M. (eds.) Critical Thinking, New York, USA: Nova Science Publishers, 37–68.

Sugiyono, 2014, “Statistika untuk Penelitian”, Bandung: Alfabeta.

Surapranata, S., 2007, “Analisis, validitas, reliabilitas dan interpretasi hasil tes”, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Trimayanti, E. dan Purwanto, J., 2015, “Efektivitas pembelajaran fisika menggunakan model learning cycle 7e dengan konten integrasiinterkoneksi untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa”,