Implikasi manajemen stres dan dukungan sosial terhadap kualitas hidup lansia

Mutia Putri Galuh, Alfi Purnamasari

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya perhatian dari masyarakat tentang kualitas hidup lansia, sementara kualitas hidup merupakan salah satu aspek penting dari kehidupan manusia, termasuk lansia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara manajemen stres dan dukungan sosial dengan kualitas hidup pada lanjut usia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah 80 orang lanjut usia yang tinggal di Kelurahan Sindangkasih, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner WHOQOL-BREF, skala manajemen stres dan skala dukungan sosial. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara manajemen stres dan dukungan sosial dengan kualitas hidup lansia. Selanjutnya, ada hubungan positif yang sangat signifikan antara manajemen stres dengan kualitas hidup lansia, namun tidak ada hubungan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup lansia.


Keywords


dukungan sosial; kualitas hidup; manajemen stres

Full Text:

PDF

References


Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2013). Lansia siapa bilang sia-sia. Jakarta: Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan BKKBN.

Berk, L. E. (2017). Development through the lifespan (7th ed.). Pearson.

Boyd, M.A., & Nihart, M.A. (2005). Psychiatric nursing contemporary practice. USA: Lippincontt Raven Publisher.

Chang, P. J., Wray, L., & Lin, Y. (2014). Social relationships, leisure activity, and health in older adults. Health Psychology, 33(6), 516–523.

Feeney, B. C., & Collins, N. L. (2015). Thriving through relationships. Current Opinion in Psychology, 1, 22–28. https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2014.11.001.

Gatz, M., Kasl-Godley, J.E. & Karel, M.J. (1996) Aging and mental disorder. In K.W. Schaie & J.E. Birrend (Eds), Handbook of the psychology of aging (4th ed) San Diego, CA: Academic Press.

Hurlock, E.B. (2013). Psikologi perkembangan. Penerjemah: Istiwidayanti dan Soedjarwo. Jakarta: Erlangga.

Jiang, L., Drolet, A., & Kim, H. S. (2018). Age and social support seeking: Understanding the role of perceived social costs to others. Personality and Social Psychology Bulletin, 44(7), 1104–1116. https://doi.org/10.1177/0146167218760798.

Kementrian Kesehatan RI. (2017). Analisis lansia di Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI.

Liang, J., Krause.N.M., & Bennet, J.M. (2001). Social exchange and well-being: Is giving better than receiving? Psychology and aging, 16. 511-523.

Putri, S.T., Fitriana, L.A., Ningrum, A., & Sulastri, A. (2015). Studi komparatif: Kualitas hidup lansia yang tinggal bersama keluarga dan panti. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 1(1) (2015).

Raeburn, J.M., & Rootman, I. (1988). Towards an expanded health field concept: conceptual and research issues in a new era of health promotion. Health promotion international, 3(4), 383-392.

Rasmun. (2004). Stress, koping, dan adaptasi. Jakarta: Sagung Seto.

Robbins, S.P., & Coulter, M. (2004). Manajemen jilid 1. Jakarta: Indeks.

Sarafino, E.P. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions. Seventh edition. USA: John Wiley & Sons.

Sari, H., & Yuslia, C. (2013). Hubungan manajemen stres dengan kualitas hidup lansia di gampong peuniti banda aceh. Idea Nursing Journal, IV(2), 68-79. Diunduh 27 Oktober 2017, dari www.jurnal.unsyiah.ac.id/INJ/article/view/1565.

Smith, C.J. (2002). Stress management: A comprehensive handbook of techniques and strategies. New York: Springer Publishing Company, Inc.

Tamara, E., Bayhakki., & Nauli, F.A. (2014). Hubungan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe II di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. JOM PSIK, 1(2) Oktober 2014. Diakses 03 September 2018, dari https://media.neliti.com/ media/publications/188308-ID-hubungan-antara-dukungan-keluarga-dan-ku.pdf.

The WHOQOL Group. (1998). Development of the world health organization WHOQOL-BREF quality of life assessment. Psychological Medicine, 28. 551-558. United Kingdom Cambridge University Press.

Uchino, B.N. (2004). Social support and physical health: Understanding the health consequences of relationship. Yale University Press.

Undang-Undang Republik Indonesia. (1998). Undang-Undang No. 13 Tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia. Lembaran negara RI Tahun 1998, Nomor 190. Sekretariat Negara. Jakarta.

United Nations Department of Economic and Social Affairs. (2017). World population prospects: The 2017 revision. Diakses dari https://www.un.org/development/desa/ publications/world-population-prospects-the-2017-revision.html.

Vaarama, M., Pieper, R., & Sixsmith, A. (2008). Care-realted quality of life in old age: Concepts, models, and empirical findings. New York: Springer Publishing Company, Inc.

Walikota Yogyakarta. (2019). Keputusan wali kota Yogyakarta Nomor 450 tahun 2019 tentang roadmap kota Yogyakarta menuju kota ramah lanjut usia. https://hukum. jogjakota.go.id.




DOI: http://dx.doi.org/10.26555/jptp.v2i2.18471

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Copyright (c) 2020 Universitas Ahmad Dahlan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan
Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta - 55161
Telp. (0274) 563515, ext. 4902; Fax. (0274) 564604
Email: jptp@psy.uad.ac.id


 e-ISSN: 2715-2456


Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

View My Stats