UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK AIR IKAN HARUAN (Channa striata) ASAL KALIMANTAN SELATAN TERHADAP BLEEDING TIME DAN CLOTTING TIME SECARA IN VIVO

Norhalifah Norhalifah, Dina Rahmawanty, Nurlely Nurlely

Abstract


Ikan haruan memiliki kandungan albumin yang tinggi, mengandung asam amino yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak air ikan haruan (Channa striata) terhadap bleeding time dan clotting time tikus putih jantan yang mengalami luka dan menentukan dosis ekstrak air ikan haruan yang paling efektif menurunkan bleeding time dan clotting time. Jenis penelitian yang digunakan penelitian eksperimental murni (true experimental design). Tiga puluh tikus jantan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I (kontrol negatif), kelompok II (kontrol positif), kelompok III, IV dan V  kelompok ekstrak air ikan haruan konsentrasi 10%, 20% dan 40%. Ekstrak air ikan haruan berupa ekstrak kental yang diencerkan dengan akuades, sehingga dosis ekstrak air ikan haruan dibuat dalam konsentrasi persen (%). Hewan uji diberi injeksi heparin secara sub kutan selama 5 hari, kemudian diberi sediaan uji selama 5 hari dicatat bleeding time dan clotting time tiap 2 hari sekali selama pemberian sediaan uji. Analisis data menggunakan Two Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan persentase daya penurunan bleeding time dari semua kelompok meliputi kontrol negatif, kontrol positif, ekstrak air ikan haruan 10%, 20% dan 40% berturut-turut yaitu 48,36%; 67,36%; 72,37%; 75,21%; 82,10% dan persen daya penurunan clotting time berturut-turut yaitu 52,70%; 70,29%; 76,61%; 76,89%; dan 78,93%. Kesimpulan penelitian ini ekstrak air ikan haruan mampu menurunkan bleeding time dan clotting time pada tikus putih jantan yang mengalami luka dengan dosis efektif 40%.

Full Text:

PDF

References


Apriyani, S., Sunarni, T., dan Ningsih, D., 2011, Efek Ekstrak Etanol Herba Bandotan (Ageratum conyzoides, L.) terhadap Waktu Perdarahan dan Pembekuan Darah pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus), Jurnal Farmasi Indonesia, 8 (1): 77-84.

Asika, E.C., Idonije, B.O., Okha, O., and Oiribhoge, I., 2011, Preliminary investigation of antithrombotic activities of methanolic seed extracts of Garcinia Combogia in rats, Annals of Biological Research, 2 (3): 333-346.

Benon, G. and Fredin, H., 1996, Fibrinolytic Inhibition with Tranexamic Acid Reduces Blood Loss and Blood Transfusion after Knee Arthroplasty, J Bone Joint Surg [Br], 78 (B): 434-40.

Daud, C.K.D., Mat Jais, A.M., Ahmad, Z., Akim, A.M., and Adam A., 2010, Amino and fatty acid composition in haruan traditional extract (THE), Boletín Latinoamericano y del Caribe de Plantas Medicinales y Aromáticas. 9 (5): 414 -429.

Depkes RI, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Flanagan, M., 2000, The physiology of wound healing. Principal Lecturer, University of Hertfordshire, UK, Journal of wound care june, 9 (6): 299-300.

Gam, L.H., Leow, C.Y., and Baie, S., 2006, Proteomic Analysis od Fnakehead Fish (Channa striata) Muscle Tissue, Malaysian Journal of Biochemistry and Molecular Biology, 14: 25-32.

Gunawan, D., 2004, Ilmu Obat Alam (Farmakognosi), Jilid I, Penerbit Swadaya, Yogyakarta.

Gurtner, G.C., 2007, Chapter 2 Wound Healing: Normal and Abnormal. Grabb and Smith’s Plastic Surgery, Sixth Edition.

Goodman dan Gilman, 2008, Dasar Farmakologi Terapi, Volume 2, Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Hermiastuti, M., 2013, Analisis Kadar Protein dan Identifikasi Asam Amino pada Ikan Patin (Pangasius djambal), Skripsi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember.

Katzung B.G., 2001, Farmakologi Dasar Klinik, Penerbit Salemba Medika.

Langenecker, S.A.K., Afshari, A., Albaladejo, P., Santullano, C.A.A., Robertis, E.D., Filipescu, D.C., Fries, D., Gorlinger, K., Haas, T., Imberger, G., Jacob, M., Lance, M., Llau, J., Mallett, S., Meier, J., Rahe-Meyer, N., Samama, C.N., Smith, A., Solomon, C., Linden, P.V., Wikkelso, A.J., Wouters, P., and Wyffels, P., 2013, Management of severe perioperative bleeding. Guidelines from the European Society of Anaesthesiology, Eur J Anaesthesiol. 30: 270–382.

Mannucci, P.M.M.D., 1998, Hemostatic Drugs, The New England Journal of Medicine, 339 (4): 245-253.

Mat Jais, A.M., Dambisya Y.M., and Lee T.L., 1997, Antinociceptive activity of Channa striatus (haruan) extracts in mice, Journal of Ethnopharmacology, 57: 125-130.

Mat Jais, A.M., 2007, Pharmacognosy and Pharmacology of Haruan (Channa striatus) a Medical Fish with Wound Healing Properties. Bol. Latinoam. Caribe Plant, Med. Aromaticas, 6: 52-60.

Musdalifah, U., 2013, Studi Pembuatan Biskuit dengan Substitusi Tepung Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus), Skripsi, Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar.

Mustafa, A., Widodo, M.A., and Kristanto, Y., 2012, Albumin and Zinc Content of Snakehead Fish (Channa striata) Extract and Its Role in Health, International Journal of Science anf Technology, 1 (2): 1-8.

Nicodemus, Andrie, M., and Luliana, S., 2014, Uji Efek Penyembuhan Luka Sayat Ekstrak Ikan Toman (Channa micropeltes) secara Oral pada Tikus Putih Jantan Wistar, Jurnal Farmasi Indonesia, 5 (1): 77-84.




DOI: http://dx.doi.org/10.12928/mf.v13i2.7775

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Media Farmasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Media Farmasi
ISSN (cetak) 1412-7946 (online) 2503-5223
Published by Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Indonesia