ASSOCIATION OF APPROPRIATNESS ANTIBIOTIC PRESCRIPTION WITH CLINICAL IMPROVEMENT IN CAP BASED ON Pharmaceutical Care Network Europe (PCNE)

Fatimah Sri Kurniawati, Dyah Aryani Perwitasari, Irma Risdiana

Abstract


Terapi utama pada pneumonia adalah antibiotika. Tingginya peresepan antibiotika berpeluang menimbulkan ketidaktepatan pemakaian antibiotika yang dapat menimbulkan Drug Related Problems (DRPs) dan memberikan dampak negatif pada perbaikan klinis pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ketepatan peresepan antibiotika dengan perbaikan klinis pada pasien pneumonia rawat inap di rumah sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Rancangan penelitian observasional analitik dengan studi cohort retrospektif, dimana kriteria inklusi merupakan pasien dewasa pneumonia komunitas atau Community Acquired Pneumonia (CAP) rawat inap yang mendapatkan terapi antibiotika dan kriteria eksklusi pasien memiliki infeksi lain selain pneumonia, pasien dengan gangguan imunitas (immunocompromised), pasien dengan penyakit penyerta berupa keganasan pada paru atau saluran napas dan pasien meninggal <72 jam selama perawatan di rumah sakit. Data diambil dari rekam medik (RM) periode Januari-Desember 2019. Subyek penelitian diperoleh 72 sampel. Analisis penelitian menggunakan uji Chi Square untuk meneliti hubungan ketepatan peresepan antibiotika berdasarkan tools Pharmaceutical Care Network Europe(PCNE) dengan perbaikan klinis. Perbaikan klinis yang diamati meliputi frekuensi pernapasan, suhu, dan jumlah leukosit. Hasil penelitian terdapat 29,2% peresepan antibiotika tepat dan 70,8% tidak tepat. Sebanyak 54,2% mengalami perbaikan jumlah leukosit, 83,3% mengalami perbaikan RR, dan 65% mengalami perbaikan suhu. Nilai signifikansi pada jumlah leukosit p=0,000, pada perbaikan RR p=0,014, dan pada perbaikan suhu p=0,098. Ketepatan peresepan antibiotika berhubungan secara signifikan terhadap perbaikan klinis jumlah leukosit dan RR dengan nilai p ≤ 0,05. Ketepatan peresepan antibiotika dengan perbaikan klinis suhu tidak didapatkan hubungan yang bermakna.

Keywords


pneumonia; antibiotics pharmaceutical care network europe (PCNE); outcome clinic

Full Text:

PDF

References


Aulia, N. R. (2017). Analisa kuantitatif dengan metode ATC/DDD dan penilaian drug related Problem Penggunaan Antiibiotik di Ruang Isolasi RSUD Cengkareng Periode Januari-Desember 2016. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Binfar Depkes. (2005). Pharmaceutical Care Untuk Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan. 53(9), 1689–1699.

Brereton, C. J., Lennon, D., Browning, S., Dunn, E., Ferguson, J. K., & Davis, J. S. (2018). Is Gentamicin Safe and Effective for Severe CAP? An 8-year retrospective cohort study. International Journal of Antimicrobial Agents, 1–5.

Dimopoulos, G., Matthaiou, D. K., Karageorgopoulos, D. E., Grammatikos, A. P., Athanassa, Z., & Falagas, M. E. (2008). Short- versus Long-Course Antibacterial Therapy for Community-Acquired Pneumonia. Original Research Article, 68(13), 1841–1854.

Faisal, F., Burhan, E., Aniwidyaningsih, W., Kekalih, A., Kedokteran, F., Indonesia, U., Ilmu, D., Komunitas, K., Kedokteran, F., & Indonesia, U. (2014). Penilaian Respons Pengobatan Empiris pada Pasien Rawat Inap dengan Pneumonia Komunitas Evaluation of Empirical Treatment Responsse in Hospitalized Patient Community Acquired Pneumonia. Jurnal Respirologi, 34(2), 60–70.

Ghazipura, M. (2013). Shorter Versus Longer Duration of Antibiotic Therapy in Patients With Community-Acquired Pneumonia : A Rapid Review. Evidence Development and Standards Branch at Health Quality Ontario, November, 1–20.

Kemenkes. (2010). Buletin Jendela Epidemiologi Pneumonia Balita, Kemenkes RI. 112(483), 211–212.

Kemenkes. (2011). Pedoman Umum Penggunaan Antibiotika. Pedoman Umum Penggunaan Antibiotika, 4.

Lacy, C. F., Amstrong, L. L., Goldman, M. P., & Lance, L. L. (2009). Drug Information Handbook, 17th Edition.

Lukitasari, N., Radji, M., & Rianti, A. (2019). Analisis Perbandingan Antara Monoterapi dengan Dualterapi Antibiotika Extended Empiric pada Pasien Community-Acquired Pneumonia di RSUP Fatmawati Jakarta, Jurnal Sains dan Farmasi Klinis, 6(2), 147-157.

Nolt, B. R., Gonzales, R., Maselli, J., Aagaard, E., Jr, C. A. C., & Metlay, J. P. (2007). Vital-sign abnormalities as predictors of pneumonia in adults with acute cough illness B, The American Journal of Emergency Medicine, 25(6), 631–636.

Nuryah, A., Yuniarti, N., & Puspitasari, I. (2019). Prevalensi dan Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Antibiotika pada Pasien dengan Infeksi Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus di RSUP Dr . Soeradji Tirtonegoro Klaten Prevalence and Evaluation of Suitability of Antibiotic use in Patients with Methicilli.Majalah Farmaseutik, 15(2), 123–129.

PDPI, P. D. P. I. (2014). Pneumonia Komunitas Pedoman Diagnosis & Penatalaksanaan di Indonesia. 2, 22–28.

Periode, M., September, A., Langke, N., Ali, R. H., & Simanjuntak, M. L. (2015). Gambaran Foto Toraks Pneumona Di Bagian / SMF Radiologi FK UNSRAT / RSUP PROF . DR . R . D KANDOU, E-Clinic, 4(1), 1-5.

Presley, B., Setiabudi, I., Lestiono, & Ediyono. (2016). The Influence of Pharmaceutical Care Intervention on Inpatient Community Acquired Pneumonia : A Small Randomized Single Blind Study, Jurnal Sains Farmasi dan Klinis, 02(01), 84–90.

Rumende, C. M., Chen, L. K., Karuniawati, A., Bratanata, J., Falasiva, R., Sitorus, P., Susanto, E. C., Respirologi, D., Ilmu, D., Dalam, P., Kedokteran, F., & Indonesia, U. (2019). Correlation between proper antibiotics administration to with clinical response hubungan antara ketepatan pemberian antibiotika berdasarkan alur gyssens dengan perbaikan klinis pasien pada pneumonia komunitas. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 6(2), 71–77

Savitri, selvi aria. (2017). Evaluasi penggunaan antibiotika pada pasien pneumonia di instalasi rawat inap rs “x” klaten tahun 2015, Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Simanjuntak, E. S., Soleha, T. U., & Berawi, K. N. (2017). Kejadian Drug Related Problems ( DRPs ) pada Pasien Penderita Pneumonia Komuniti Berdasarkan Panduan PDPI ( Perhimpunan Dokter Paru Indonesia ) di Poliklinik Paru RSUD Jendral Ahmad Yani Periode April 2014 − Maret 2015 Kota Metro The Events Of Drug Relate. Medula, 7(5), 54–61.

Sudibyo, J. (2019). Kajian Praktek Penggantian Antibiotikaa Terapi Intravena Ke Oral Pada Pasien Pneumonia Di Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Gamping, Thesis, Universitas Ahmad Dahlan, 5–10

Tambun, S. H., Puspitasari, I., Safitri, I., & Klinik, M. F. (2019). Evaluasi Luaran Klinis Terapi Antibiotika pada Pasien Community Acquired Pneumonia Anak Rawat Inap, Jurnal Managemen dan Pelayanan Farmasi, 9(3), 213–224.

Wulandari, D. N. (2016). Efektifitas Penggunaan Antibiotika Ceftriaxone Pada Pasien Pneumonia Dewasa Di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr.Moewardi Surakarta Tahun 2014-2015, Laporan Tugas Akhir, Universitas Sebelas Maret




DOI: http://dx.doi.org/10.12928/mf.v18i1.19561

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Universitas Ahmad Dahlan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Media Farmasi
p-ISSN 1412-7946 | e-ISSN 2503-5223
Published by Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Indonesia


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


View Media Farmasi Stats