REDESAIN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF PEMBELAJARAN ABAD 21

Lilis Patimah

Abstract


Munculnya periode baru yang sering disebut dengan masa desrupsi menuntut sumber daya manusia memiliki kompetensi dan ketrampilan baru. Lembaga pendidikan merupakan sarana untuk menyiapkan sdm yang punya kompetensi dan ketrampilan tersebut. Oleh karena itu, lembaga pendidikan islam harus mampu menyesuaikan desain pembelajarannya agar mampu membekali siswa memiliki kompetensi dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk hidup pada abad 21. Dalam perspektif pembelajaran abad 21, ada 4 hal penting yang harus dikembangkan oleh lembaga pendidikan islam, yaitu; critical thingking, creativity, communication, dan collaboration. Artikel ini focus pada dua aspek yaitu, bagaimana desain pembelajaran agar siswa memiliki kompetensi berpikir kritis dan bertindak kreatif. Data dikumpulkan melalui literature review dan dianalisis melalui analisis data deskriptif kualitatif. Kesimpulan menunjukkan bahwa pertama, kompetensi critical thingking dapat dicapai melalui pendekatan saintifik, Kedua, kompetensi creativity, dapat dicapai dengan cara mendesain pembelajaran sehingga dapat menghasilkan produk tertentu.


Keywords


Pembelajaran abad 21, Berpikir Kritis dan Kreatif, Lembaga Pendidikan Islam

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal JPSD terindex di :

       


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats