Pengembangan Skala Resiliensi Keluarga dengan Anak Berkebutuhan Khusus

Christiany Suwartono, Yapina Widyawati

Abstract


Tantangan dalam kehidupan tidak hanya dihadapi oleh individu namun  dapat juga dihadapi oleh keluarga. Kemampuan dalam menghadapi tantangan ini dikenal dengan istilah resiliensi. Peneliti mengembangkan skala resiliensi keluarga guna menyediakan instrumen untuk penelitian, penilaian dan intervensi, khususnya pada keluarga dengan anak berkebutuhan khusus (ABK). Pengembangan skala ini melibatkan 41 keluarga ABK dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan exploratory factor analysis (EFA), kemudian confirmatory factor analysis (CFA), yang menunjukkan ada tiga dimensi dari skala resiliensi keluarga ABK, yaitu penerimaan, pengelolaan, dan dukungan. Model tiga dimensi tersebut fit dengan data. Hal ini berarti ketiga dimensi ini terbukti mengukur satu konstruk, yaitu resiliensi keluarga dengan ABK. Dari segi reliabilitas, skala ini memiliki reliabilitas yang tinggi. Dengan demikian, skala resiliensi keluarga ABK memiliki properti psikometris yang baik untuk digunakan lebih lanjut.


Keywords


anak berkebutuhan khusus, reliabilitas, resiliensi keluarga, skala resiliensi, validitas

Full Text:

PDF

References


Cicchetti, D., & Cohen, D. J. (1995). Developmental psychopathology: Risk, disorder, and adaptation (Vol. 2, pp. 32-71). New York: Wiley.

Davis, N.J. (1999). Resilience & School Violence Prevention: Research-based program, National Mental Health Information Centre. Diakses pada tanggal 15 Februari 2016 pada http://www.mentalhealth.samhsa.gov/schoolviolence.

Goldman, L. (2006). Raising Our Children to Be Resilient. New York: Taylor & Francis Group.

Grotberg, E. H. (2003). Promoting resilience. New York State Office of Mental Health Quarterly, 8(4), 6-7.

Hartshorne, T. S., Schafer, A., Startton, K. K., & Nacarato, T. M. (2013). Family Resilience Relative to Children with Severe Disability. In D. S. Becvar (Ed.), Handbook of Family Resilience (pp. 361-383). New York: Springer.

Hu, L.T. & Bentler, P.M. (1999). Cut-off criteria for fit indexes in covariance structure analysis: Conventional criteria versus new alternatives. Structural Equation Modeling, 6, 1-55.

Milstein, M. M. & Henderson, N. (1996). Resiliency in Schools: Making It Happen for Students and Educators. US: Sage Publications, Inc.

Scorgie, K., Wilgosh, L., & Sobsey, D. (2004). The experience of transformation in parents of children with disability: Theoritical considerations. Developmental Disabilities Bulletin, 32(1), 84-110.

Seligman, M., & Darling, R. B. (1997). Ordinary families, special children: a systems approach to childhood disability. New York: Guilford Press.

Sixbey, M. T. (2005). Development of the family resilience assessment scale to identify family resilience constructs (Disertasi). Diakses pada tanggal 15 Oktober 2016 pada http://etd.fcla.edu/UF/UFE0012882/sixbey_m.pdf

Walsh, F. (2006). Strengthening family resilience. New York: Guilford Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.26555/humanitas.v15i2.6072

Article Metrics

Abstract view : 255 times
PDF - 37 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal
ISSN 1693-7236 (print), 2598-6368 (online)
Email : humanitas@psy.uad.ac.id

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

web
statistics View My Stats