Tingkat Kepatuhan Tata Tertib Sekolah oleh Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta

Tumtum Kurniasih, Sumaryati Sumaryati

Abstract


Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan kepada Pemerintah untuk mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan, ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa serta memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. Sekolah sebagai lembaga pendidikan mempunyai kebijakan tertentu yang dituangkan dalam bentuk aturan. Siswa dituntut untuk menaati tata tertib sekolah di dalam menuju keberhasilan proses pembelajaran, membentuk karakteristik siswa agar disiplin dan bertanggung jawab. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kepatuhan tata tertib sekolah oleh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan tata tertib sekolah oleh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013.

Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian adalah SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Populasi berjumlah  74 siswa, sampel penelitian diambil sebanyak 35 siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Metode pengumpulan data adalah menggunakan angket atau kuesioner dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, klasifikasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Adapun hasil penelitian ini adalah tingkat kepatuhan tata tertib sekolah oleh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013 termasuk dalam kategori tinggi, dengan urut-urutan sebagai berikut taat karena hal tersebut memang memuaskan baginya (71,4%), patuh karena ingin dipuji (58,9%), taat karena dasar keuntungan atau kepentingan(54,9%), patuh karena takut pada orang atau kekuasaan atau paksaan (51,4%), patuh karena kiprah umum atau masyarakat (46,9%), patuh karena dasar prinsip etis yang layak universal (41,7%), dan taat atas dasar adanya aturan dan hukum serta untuk ketertiban (35,4%).


Keywords


Kepatuhan; Tata Tertib Sekolah; Siswa

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Djahiri, A. Kosasih (1985). Strategi Pengajaran Afektif Nilai-Moral VCT dan Game. Bandung: PMPKN FPIPS IKIP Bandung.

Depdiknas. (2002). Pendidikan Beorientasi Kecakapan Hidup (Life Skill) Melalui Pendekatan Broad-Base Education. Jakarta: Depdiknas

Hurlock, Elizabeth, B. (2001). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Moelong, L.J. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: P.T.Remaja Rosdakarya.

Soekanto, Soerjono. (1982). Kesadaran Hukum dan Kepatuhan Hukum. Jakarta: Rajawali.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.




DOI: http://dx.doi.org/10.12928/citizenship.v3i2.10672

Article Metrics

Abstract view : 22 times
PDF - 1651 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Universitas Ahmad Dahlan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Publish by Universitas Ahmad Dahlan in collaboration with Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education/AP3KnI). ISSN 2614-0039

 Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

 Visitor Counter