Bias Gender dalam Berita Kasus Vanessa Angel (Analisis Wacana Kritis Sara Mills dalam detik.com)

Yudha Wirawanda, Rino Andreas, Vania Alayda Rahma

Abstract


ABSTRAK

Pemberitaan kasus prostitusi yang melibatkan Vanessa Angel dalam portal berita detik.com memperoleh atensi publik yang tinggi. Kolom komentar baik di portal berita maupun akun sosial media resmi diisi berbagai macam opini publik. Peneliti memilih lima berita dari portal berita ini pada hari kejadian dan satu hari setelah kejadian. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis wacana kritis dengan pendekatan Sara Mills dalam buku Feminist Stylistic. Dari pembahasan, peneliti melihat bahwa Vanessa sebagai perempuan dan selebritis ditampilan sebagai karakter yang negatif dalam kasus ini. Selain itu, Vanessa juga diposisikan sebagai objek dalam beberapa bentuk kalimat dalam kelima berita tersebut. Peneliti melihat bahwa wacana patriarki di Indonesia masih memosisikan perempuan dan public figure sebagai sosok yang memiliki nilai berita tinggi, namun juga rentan untuk diposisikan secara tidak berimbang. Peneliti juga melihat bahwa penulis berita sudah berusaha untuk memilih diksi dan menyusun kalimat secara seimbang. Namun wacana ideologi patriarki masih terlihat dalam beberapa narasi dan pembacaan produksi dan konsumsi wacana publik di portal berita secara khusus dan wacana di khalayak secara umum.

Keywords


Berita Wacana, Sara Mills, Gender, Perempuan.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.12928/channel.v7i1.13013

Article Metrics

Abstract view : 174 times
PDF - 215 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Universitas Ahmad Dahlan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

...........................................................

Published by Universitas Ahmad Dahlan in collaboration with Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI). 

ISSN 2339-2681 (print) and ISSN 2621-2579 (online)

Creative Commons License


Channel: Jurnal Komunikasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View my stats